LiterasiPuisi

Hati yang Buta

Kau tahu itu..
Tapi mengapa di saat kau jatuh hati
Kau lupa akan terluka
Kau terlalu asyik mencintai Dia
Terlalu menghabiskan pikiranmu
Untuk Dia yang bahkan tak pernah

Menanyakan kabarmu
Kau terlalu mencinta
Kau tahu sedang menggengam duriTapi Kau selalu berkata itu mawar

Hingga tanganmu merah
Kau baru menyadari
Cintanya tak terarah untukmu

Fiska

Afriant Ishaq

Penulis yang malas menulis. Suka menulis sesuatu yang beraroma pendidikan, remaja dan gaya hidup.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also
Close
Back to top button