LiterasiPuisi

Kembang Gula

Hi Kamu dulu yang ku tunggu
Tepat di simpang jalanHi Kamu dulu yang ku tunggu
Tepat di simpang jalan
Tempat penjual kembang gula
Masih ingatkah kamu

Kita sama-sama 
Menggigit kembang gula
Entah mengapa
Kembang gula ku jauh lebih manis

Jika ku beli tepat sesudahmu
Abang kembang gulapun 
Tersenyum menggoda
Karena dia tahu

Aku selalu menunggumu
Membeli kembang gulanya
Dia tahu
Tujuanku bukanlah kembang gulanya

Tapi bertemu kamu
Tahukah kamu
Seperti abang kembang gula mengenalku
Yang selalu menunggu 

Ah sore itu
Dan sorenya lagi setelah itu
Lagi setelah itu
Tak kudapati lagi kamu

Membeli kembang gula
Di simpang jalan
Ah kamuKemana kamu
Perempuan pecinta kembang gula

Di depan penjual kembang gula, yang memutar waktu ku pada masa lalu di ibukota. Afriant Ishaq

Afriant Ishaq

Founder guntal.com yang merangkap jadi kuli di dunia nyata akibat efek stigma bahwa di depan komputer itu main bukan kerja.

Related Articles

6 Comments

  1. Aku ingat kamu,
    Selalu menunggu di belakang pohon itu,
    Menungguku membeli kembang gula.

    Maaf, semenjak gigiku sakit aku tak pernah lagi membeli kembang gula,
    Gigiku sakit berhari-hari tak berkesudahan.

    Teruntuk abang penjual kembang gula,
    Bang, semoga dagangannya laku ya
    Adek cukup sampai disini saja,
    Lelah menahan sakitnya gigi ini.

    Tertanda aku yang dulu pernah menjadi pencinta kembang gula,
    Seorang puan dari negeri seberang😆

  2. Hahaha

    Ah Puan dari negeri seberang
    Ternyata sudah pulang
    Bukankah mudik sudah dilarang
    Tapi mengapa kamu tetap pulang

    😂

    Tahukah Kamu
    Aku tetap menunggu
    Di balik pohon
    Tempat Abang penjual kembang gula.

    😂

  3. Kerinduan seakan memekik
    lubuk hati bergejolak
    pencarian tak dapat di tolak
    sekedar kenangan melintas
    manis kembang gula buat merana

    kemana jua belahan jiwa
    terbungkus waktu bermuram durja
    kembalilah kenangan wahai kembang gula
    melintas waktu kuingin ada

  4. Ah kenapa kau pergi
    Duhai gadis penyuka kembang gula
    Aku rindu nak bersua
    Memekik ingin berjumpa.

    Hehe makasih balasannya Mas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also
Close
Back to top button