Puisi

Memaki Hati yang Kamu Miliki

Rasakan
Saat semua berhenti tiba-tiba
Apa yang terasa?
Hampa bukan?

Nah itulah
Rasa yang mengisi
Hampir seluruh lambung rasa
Yang Ku miliki

Hampa
Seakan semua berhenti
Tak mati
Tetap hidup

Sakit
Iya sangat sakit sekali
Melihat tangan yang Kamu genggam
Bukan tanganku lagi

Lalu haruskah Ku berlari
Memaki hati yang Kamu miliki
Hati yang Kamu pilih
Setelah lukai hati
Hati yang Aku miliki?

Ah sudahlah
Semua percuma
Karena rasamu tak berasa lagi
Sudah mati
Untuk Aku
Dan untuk Hatiku

Afriant Ishaq
Di antara tumpukan barang berdebu, 27 Februari 2020

Afriant Ishaq

Founder guntal.com yang merangkap jadi kuli di dunia nyata akibat efek stigma bahwa di depan komputer itu main bukan kerja.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also
Close
Back to top button