Pendidikan

Penyalahgunaan Fungsi Toilet Sekolah yang Kamu Rindu

Bagi kamu yang suka bagian belakang sekolah atau bagian toilet? Tahukah kamu apa fungsi toilet ini di sekolah? Selain sebagai tempat kamu melampiaskan hasrat ketika mau pipis dan buang air besar. Ternyata toilet juga memiliki fungsi lain loh.

Apa saja fungsi lain dari toilet sekolahmu?

Tapi, sebelum guntal.com membahas lebih lanjut tentang fungsi lain dari toilet sekolah ini. FYI saja, mari ketahui sedikit sejarah awal mulanya penggunaan toilet ini.

Awal Mula Toilet

Toilet menurut wikipedia berbahasa Indonesia sebenarnya merujuk pada perlengkapan rumah tangga yang kegunaannya untuk pembuangan.

Di Indonesia sendiri banyak sekali kata yang merujuk pada toilet ini. Sebut saja tandas yang diambil dari bahasa melayu. Ada juga peturasan yang diambil dari bahasa jawa.

Hingga sampai sekarang banyak sekali penggunaan kata dalam bahasa Indonesia yang merujuk dan memiliki arti sama dengan toilet ini. Kamar kecil misalnya atau kamar belakang.

Namun tahukah kamu bahwa toilet ini sudah ada sejak zaman Romawi kuno. Bukti yang akurat adalah parit-parit di Mohenjodaro dan kloset pada zaman peradaban Romawi kuno.

Dua penemuan tersebut dianggap sebagai model kloset pertama di dunia. Kemudian di London, karena padatnya penduduk maka banyak orang yang tinggal di rumah susun.

Oleh karena itu mereka buang air besar dan buang air kecil menggunakan pispot. Isi pispot kemudian dibuang ke parit atau karena repot harus naik turun tangga untuk membuang kotoran, mereka akhirnya membuang isi pispot lewat jendela. Ini adalah peradaban paling jorok jika diingat-ingat.

Lingkungan yang kotor tersebut juga menjadi penyebab utama wabah penyakit. Maka pada tahun 1731, di London, Inggris dibuatlah undang-undang yang isinya “Barang siapa membuang tinja dari jendela, harus membayar denda.”

Ternyata undang-undang tersebut tetap tidak dapat mengubah kebiasaan mereka. Hingga pada tahun 1596, Sir John Harington menemukan kloset bilas.

Kloset ini telah menggunakan bejana penampung tinja dan tangki air untuk menyiram, tetapi jenis kloset ini masih menimbulkan masalah bau tak sedap.

Pada tahun 1775, Alexander Cummings menemukan kloset bilas tak berbau yang disebut Valve Closet. Rahasianya adalah dengan menggunakan saluran pembuangan leher angsa atau mirip huruf S.

Bentuk ini membuat air menggenang di leher angsa tersebut, dan menghalangi keluarnya bau kotoran. Kemudian tahun 1889, Bostell membuat kloset bilas yang disebut Wash Down dan mirip seperti yang ada sekarang.

Jika dilirik kembali cerita di atas, ternyata perjalanan panjang sebuah perangkat rumah tangga yang bernama toilet ini lumayan dramatis ya. Sedramatis mendaftar PPDB online saja ya.

Fungsi Lain Kamar Kecil atau Toilet di Sekolah

Setelah mengetahui informasi singkat tentang asal mula toilet atau kamar kecil ini. Kita kembali lagi dengan pokok bahasan fungsi lain kamar kecil di sekolah.

1. Barter Kunci Jawaban Ujian

Hayo, siapa di antara kamu di sini yang pernah melakukan ini?

Bila musim ujian tiba, bisa dipastikan toilet atau kamar kecil yang biasanya terdapat di bagian belakang sekolah. Ramai dikunjungi murid yang wara-wiri dari kelas.

Tujuannya tak lain dan tak bukan adalah untuk melakukan transaksi barter kunci jawaban. Entah itu untuk teman sekelas atau bahkan teman kelas lain yang juga sedang ujian.

Tak hayal, untuk menjaga ujian berjalan jujur dan tertib. Biasanya guru-guru akan melakukan kundak alias kunjungan mendadak ke lokasi ini.

Merazia gulungan kertas dan berbagai bentuk jimat sukses ala kamu saat ujian. Tahukah kamu, ada juga guru yang iseng mengganti jawaban yang di barter secara diam-diam loh.

2. Mengganti Pakaian Olahraga

Fungsi lain dari toilet yang kedua adalah tempat mengganti pakaian olahraga. Ini terjadi biasanya karena sekolah di Indonesia umumnya tidak memiliki locker room.

Biasanya guru olahraga akan memberikan waktu sekitar 10 menit untuk mengganti seragammu dengan pakaian olahraga.

Toilet inilah yang jadi tempat langgananmu. Biasanya kamu yang cewek akan bergantian masuk ke dalam toilet dan kawanmu menjadi satpam untuk menunggu di depan toilet.

Mana tahu ada mata-mata cowok yang jahil padamu. Tak dapat dipungkiri, setelah mengganti pakaian ada saja barang yang tertinggal di sana.

3. Persembunyian Saat Razia

Siapa yang suka lari ke toilet saat razia dadakan?

Biasanya setiap awal bulan, diadakan razia dadakan. Guru BK bersama dengan wakasis akan berkeliling menelusuri pelataran sekolah menyidak apakah ada siswa yang bolos.

Nah, toiletlah menjadi tempat persembunyian paling ampuh mereka yang melanggar aturan sekolah. Terkadang, siswa tersebut mencium bau aroma sidak. Mereka minta izin ke luar dengan berdalih pergi ke toilet dan tidak kunjung kembali.

4. Penyimpanan Gawai

Masih seputar sidak di sekolah. Mereka yang bandel akan tata tertib untuk tidak membawa gawai ke sekolah.

Berbagai tempat penyimpanan ponsel yang mereka bawa ke sekolah. Ada yang menitipkan pada penjaga kantin dan bahkan pada penjaga sekolah.

Toilet pun menjadi sasaran empuk tempat penyimpanan gawai mereka. Alih-alih ingin menyelamatkan hp dari genggaman guru BK, tapi apa daya mata-mata membuka segalanya. Ponselmu di sita oleh guru BK.

5. Tempat Pacaran

Duh, untuk yang satu ini jangan deh ditiru. Apapun alasannya, pacaran di masa sekolah kurang tepat jika dilihat dari segi waktu.

Banyak dari mereka yang suka nongkrong di sekitaran toilet buat menunggu gebetan. Ditemani lagu semut merah yang berbaris di dinding. Kamu setia menunggu si dia yang katanya akan datang.

Kesimpulan

Itulah 5 fungsi lain dari toilet sekolah yang tentunya kamu rindukan. Fungsi tersebut adalah fungsi yang tidak baik ya. Oleh karena itu, jangan ditiru.

Afriant Ishaq

Founder guntal.com yang merangkap jadi kuli di dunia nyata akibat efek stigma bahwa di depan komputer itu main bukan kerja.

Related Articles

5 Comments

  1. Ini menarik banget topiknya.
    Dari post ini juga aku baru tau sejarah tentang pispot yang dibuang dari jendela … ,Wah kalau sampai mengenai orang gimana saat itu ya 😱 ?.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button