cLNxsGUWkArrLhwVBfe6eO4P8vRLtY53cHInnzfr
Bookmark

Biar Semua Berjalan Di Atas Takdir

Atas Takdir

Berapa kali harus kukatakan, jika rindu ini semakin dalam. Lalu mengapa kaulupakan semua perasaan demi rasa yang tak bisa kaudapatkan. Perlahan seakan tak berjalan lalu pelan. Merangkak seperti tak beroman.

Pernah kautinggalkan hati yang dulu menyimpan. Menyimoan kenangan penuh dendam pada rindu yang tak tertuntaskan. Haruskan semua kuutarakan dengan nada-nada congkak penuh amaran.

Biar saja semua berjalan di atas takdir. Tertulis dengan spidol permanen tanpa papan penghapus. Di dalam jiwa, raga dan semua perasaan.